Genjot Kreatifitas Desa, Kemendes Gelar Bursa Inovasi Desa di Maros - Warta 24 Sulawesi Selatan
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Genjot Kreatifitas Desa, Kemendes Gelar Bursa Inovasi Desa di Maros

Genjot Kreatifitas Desa, Kemendes Gelar Bursa Inovasi Desa di Maros

RAKYATKU.COM, MAROS - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Maros bersama Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Program Pembangunan Pemberdayaan Masya…

Genjot Kreatifitas Desa, Kemendes Gelar Bursa Inovasi Desa di Maros

RAKYATKU.COM, MAROS - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Maros bersama Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Program Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (P3MD) Kementerian Desa menggelar Bursa Inovasi Desa di Gedung Serbaguna Pemkab Maros, Kamis (28/12/2017).

Kepala Dinas PMD, Mustafa mengatakan, kegiatan Bursa Inovasi Desa ini merupakan program nasional Kemetarian Desa PDTT.

“Mengakhiri tahun 2017 menuju 2018 tentu kita butuh inovasi-inovasi, karena selama ini di Desa Sumber Daya Manusia atau SDM nya terbatas. Misalnya, meski mereka selalu melakukan musyawarah desa, terkadang mereka bingung mau belanja apa, mau bikin kegiatan apa, maka dari itu melalui Bursa Inovasi Desa ini semua kepala desa mempero leh inspirasi atau ide dari praktek inovasi dari desa lain untuk selanjutnya direflikasi didesa nya,” bebernya.

Ia menambahkan, program-program yang ada di daerah lain ditampilkan atau dipamerkan adalah program yang telah sukses khususnya ide, sehingga desa yang ada di Maros dapat mereflikasi atau mencontohnya.

Sementara itu Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Maros, Andi Mappisona mengatakan, kehadiran Program Inovasi Desa melalui Bursa Inovasi desa, agar desa memanfaatkan Dana Desa sesuai potensi yg dimiliki oleh desa, agar berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga

  • Amankan Malam Tahun Baru, 250 Personel Polres Maros Diturunkan
  • Penderita Kanker di Maros Ini Ungkap Pelayanan Rumah Sakit yang Miris
  • Penderita Kanker Tulang di Maros Ungkap Pelayanan Rumah Sakit yang Miris

Mappis ina menambahkan, kegiatan Bursa Inovasi Desa Tingkat Kabupaten Maros 2017 ini diharapkan memberi sebanyak mungkin inspirasi bagi seluruh Kepala Desa dan BPD terkait ide-ide inovasi maupun praktek-praktek inovasi yang sudah desa-desa miliki.

Sementara itu, Bupati Maros HM Hatta Rahman dalam sambutannya berharap tiap desa memiliki ide kreatif dalam pengembangan masing-masing desanya. Hatta mencontohkan, dibeberapa daerah di pulau Jawa telah mengembangkan kreatifitasnya sehingga banyak produk desa yang sederhana tapi bernilai jual tinggi karena diolah dengan baik.

“Contohnya di Bontoa, karena penghasil Ikan Bandeng, jangan langsung dijual tapi diolah dulu menjadi bandeng tulang lunak, bandeng asap sehingga nilai jualnya menjadi tinggi. Atau pisang di Mallawa, bisa diolah dulu menjadi keripik baru dijual tentu harganya beda dengan pisang yang habis petik langsung dijual,” papar Hatta.

Hatta berharap, desa dapat menjadi lebih kreatif dan inovatif denga n adanya bursa inovasi desa ini.

Sumber: Google News | Warta 24 Maros

Tidak ada komentar