Hendak ke Siwa, Pedagang Pisang Asal Gowa Tewas Terbakar di ... - Warta 24 Sulawesi Selatan
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Hendak ke Siwa, Pedagang Pisang Asal Gowa Tewas Terbakar di ...

Hendak ke Siwa, Pedagang Pisang Asal Gowa Tewas Terbakar di ...

Hendak ke Siwa, Pedagang Pisang Asal Gowa Tewas Terbakar di Sidrap Kedua korban diketahui merupakan pedagang yang akan membeli pisang di Siwa, untuk dijual di Kota …

Hendak ke Siwa, Pedagang Pisang Asal Gowa Tewas Terbakar di ...

Hendak ke Siwa, Pedagang Pisang Asal Gowa Tewas Terbakar di Sidrap

Kedua korban diketahui merupakan pedagang yang akan membeli pisang di Siwa, untuk dijual di Kota Makassar.

Hendak ke Siwa, Pedagang Pisang Asal Gowa Tewas Terbakar di Sidrapamiruddin/tribunsidrap.comKorban kecelakaan di Jl Poros Pangkajene-Empagae, tepatnya di Kelurahan Kanyuara, Kecamatan Watang Sidenreng, Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (15/12/2017), telah dijemput keluarganya di Rumah Sakit Nene Mallomo Sidrap petang ini.

Laporan Wartawan TribunSidrap.com, Amiruddin

TRIBUNSIDRAP.COM, MARITENGNGAE - Korban kecelakaan di Jl Poros Pangkajene-Empagae, tepatnya di Kelurahan Kanyuara, Kecamatan Watang Sidenreng, Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (15/12/2017), telah dijemput keluarganya di Rumah Sakit Nene Mallomo Sidrap petang ini.

Informasi yang diperoleh dari sepupu korban, Dg Rannu, kecelakaan terjadi saat Samadi beserta anaknya, Arif, hendak menuju Siwa, Kabupaten Wajo, Sulsel.

Kedua korban diketahui merupakan pedagang yang akan membeli pisang di Siwa, untuk dijual di Kota Makassar.

"Almarhum ini pedagang, yang selalu membeli pisang di beberapa daerah untuk dipasarkan di Kota Makassar," kata Dg Rannu kepada TribunSidrap.com.

Namun nahas, saat berada di Jl Poros Pangkajene-Empagae, Sidrap, mobil merek Daihatsu Grand Max berwarna hitam yang dikemudikannya menabrak kayu Jawa, hingga akhirnya terbakar dan menghanguskan keduanya.

Sebelum menabrak pohon, mobil nahas tersebut juga menyerempet pengendara motor merek Honda Beat Pop bernama Pardi, warga Ulu Ale, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap, Sulsel.

Akibatnya, tangan kiri Pardi mengalami patah t ulang.

"Jenazah akan dimakamkan di kampung halamannya di Kabupaten Gowa," ujarnya.

Jenazah kini telah dibawa ke kampung halaman keduanya di Mangempang, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa

Penulis: Amiruddin Editor: Imam Wahyudi Sumber: Tribun Timur Ikuti kami di Terkuak! Bukan Karena Mobil, Surat Terakhir SPG Cantik yang Dimutilasi Suami Jadi Jawaban Sumber: Google News | Warta 24 Gowa

Tidak ada komentar