Idap Penyakit Langka, Bocah 5 Tahun di Jeneponto Butuh Uluran ... - Warta 24 Sulawesi Selatan
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Idap Penyakit Langka, Bocah 5 Tahun di Jeneponto Butuh Uluran ...

Idap Penyakit Langka, Bocah 5 Tahun di Jeneponto Butuh Uluran ...

Rheno Prasetyo, bocah 5 tahun asal Desa Mallasoro, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, yang mengidap penyakit langka. (IST)SULSELSATU.com, JENEPONTO â€" F…

Idap Penyakit Langka, Bocah 5 Tahun di Jeneponto Butuh Uluran ...

Rheno Prasetyo, bocah 5 tahun asal Desa Mallasoro, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, yang mengidap penyakit langka. (IST)

SULSELSATU.com, JENEPONTO â€" Foto yang Anda lihat di atas adalah Rheno Prasetyo, bocah 5 tahun asal Desa Mallasoro, Kecamatan Bangkala, yang belakangan ini viral di sosial media (Sosmed) Facebook.

Foto Rheno heboh setelah salah satu akun Facebook Irsan Karaeng Jarre mengunggah foto bocah malang itu. Foto itu pun langsung dibanjiri komentar prihatin dari warganet.

Pasca viral, pemuda peduli Rheno Prasetyo, yang dipimpin Hartamin Jeka langsung mendatangi rumah bocah itu untuk memastikan bahwa bocah tersebut adalah orang Jeneponto.

“Kami datangi rumahnya untuk menindaklan juti terkait foto Rheno yang viral di sosmed. Bahwa bocah itu dianggap menderita penyakit kusta, ternyata itu tidak benar,” katanya, Jumat (29/12/2017).

Hartamin Jeka mengatakan, Rheno Prasetyo mengalami penyakit langka sesuai hasil pemeriksaan dari Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Makassar yang disebut penyakit Xeroderma Pigmentosum (XP).

“Penyakit XP ini disebabkan kelainan bawaan (genetik) yang sangat sensitif terhadap paparan sinar matahari,” ujar dia.

Penyakit Rheno telah diketahui oleh kedua orang tuanya sejak 7 bulan lalu saat dirawat di RS Wahidin Sudirohusodo. Namun, Rheno terpaksa dipulangkan karena kekurangan biaya untuk berobat.

“Tumor yang ada di sebelah hidung Rheno telah dioperasi beberapa bulan yang lalu, namun masih butuh perawatan intensif dalam hal ini kemoterapi setiap 2 minggu,” kata Hartamin.

Untuk mencegah stigma dan diskriminasi di lingkungan Rheno, Mansyur Dg Rani yang merupakan bapak Rheno menginginkan sekali an aknya sembuh seperti sedia kala. Akan tetapi, apa daya pihak keluarga tak memiliki biaya untuk mengobatan Rheno.

“Pengobatan anaknya terputus karna keterbatasan biaya serta keterbasan kamar di RS Wahidin dalam melakukan tindakan medis. Untuk itu kami akan membantu mengawal Rheno,” ujar Hartamin.

Rheno rencananya akan dibawa ke Makassar pekan depan untuk mendapatkan perawatan medis. Hal ini dilakukan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

“Kami harapkan uluran tangan para dermawan yang berbaik hati demi kesembuhan adik kita Rheno. Karena kami dari tim Pemuda Peduli Rheno akan terus mengawalnya,” sebut Hartamin.

“Buat teman yang berjiwa sosial silahkan menyumbang ke rek BRI: 034301030793504 atas nama Hartamin. Karena kita masih bersama mereka,” tutup Hartamin.

Penulis: Dedi
Editor: Awang Darmawan

Berita Terkait

Air PDAM Tak Mengalir, Pengusaha Ini Curhat di Med... Waduh, Kabid Aset Tak Tahu Jumlah Kendaraan Di nas ... Lantai Sekolah Bolong di Jeneponto, None: Pemda ... 40 Anggota DPRD Dituding Jadi Biang Kerok Jenepont... Sumber: Google News | Warta 24 Jeneponto

Tidak ada komentar