Inilah Daftar Kasus Dilidik Polisi di Parepare Tak Kunjung Disidang - Warta 24 Sulawesi Selatan
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Inilah Daftar Kasus Dilidik Polisi di Parepare Tak Kunjung Disidang

Inilah Daftar Kasus Dilidik Polisi di Parepare Tak Kunjung Disidang

Inilah Daftar Kasus Dilidik Polisi di Parepare Tak Kunjung Disidang Kasus pengadaan mobil penyapu jalan ini dituding terjadi penyimpangan dalam bentuk mark up h…

Inilah Daftar Kasus Dilidik Polisi di Parepare Tak Kunjung Disidang

Inilah Daftar Kasus Dilidik Polisi di Parepare Tak Kunjung Disidang

Kasus pengadaan mobil penyapu jalan ini dituding terjadi penyimpangan dalam bentuk mark up harga.

Inilah Daftar Kasus Dilidik Polisi di Parepare Tak Kunjung DisidangMULYADIPanitia ULP Parepare saat diperiksa di Ruang Tipikor Polres Parepare

Laporan Wartawan Tribun Timur Mulyadi

TRIBUN-TIMUR.COM,PAREPARE-Sejumlah kasus ditangani Kepolisian Resort (Polres) Parepare yang tak kunjung disidangkan bahkan belum berkasnya dinyatakan lengkap oleh Kejari Parepare.

1. Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Unit Lelang Pengadaan (ULP) Bagian Pembangunan Setdako Parepare.< /p>

Lima orang tersangka yakni anggota mantan ULP, Zulkarnaen, Muh Idris, Bahman, Dede Alamsyah dan Mustadirham.

Panitia ULP Parepare saat diperiksa di Ruang Tipikor Polres Parepare
Panitia ULP Parepare saat diperiksa di Ruang Tipikor Polres Parepare (MULYADI)

2. Kasus Pengadaan Mobil Penyapu Jalan

Kasus pengadaan mobil penyapu jalan ini dituding terjadi penyimpangan dalam bentuk mark up harga.

Hal ini menyusul karena satu ini mobil penyapu jalan ini dianggarkan 2,7 miliar semuanya lengkap tetapi belakangan ternyata tidak memiliki surat-surat kendaraan.

Mobil penyapu jalan diturunkan dalam persiapan STQ ke 30 di Parepare
Mobil penyapu jalan diturunkan dalam persiapan STQ ke 30 d i Parepare (HANDOVER)

3. Kasus dugaan korupsi Pengadaan sumur bor Dinas PKP Parepare

Kasus pengadaan sumur bor dilingkup Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan (PKP) Parepare dilidik polisi karena hasil pekerjaannya diduga terjadi mark up item.

Ke-20 titik sumur bor yang menelan anggaran APBN ini dianggarkan Rp 5,6 miliar.(*)

Penulis: Mulyadi Editor: Anita Kusuma Wardana Ikuti kami di Nikita Mirzani Beberkan Tarifnya, Begini Reaksi Pengacara Hotman Paris Sumber: Google News | Warta 24 Pa repare

Tidak ada komentar