Musuh bebuyutan, dua pemulung di Makassar duel, satu tewas - Warta 24 Sulawesi Selatan
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Musuh bebuyutan, dua pemulung di Makassar duel, satu tewas

Musuh bebuyutan, dua pemulung di Makassar duel, satu tewas

Merdeka > Peristiwa > MAKASSAR …

Musuh bebuyutan, dua pemulung di Makassar duel, satu tewas

Merdeka > Peristiwa > MAKASSAR Musuh bebuyutan, dua pemulung di Makassar duel, satu tewas Sabtu, 30 Desember 2017 02:03 Reporter : Salviah Ika Padmasari Ilustrasi berkelahi. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Agung, (19) dan tetangganya, Kifli, (16), warga jl Adhyaksa Baru Lorong V, Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakkukang, Makassar terlibat perkelahian dalam kondisi mabuk, Ka mis malam, (28/12). Kedua pemuda yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung ini duel hingga menewaskan Agung.

Agung tewas usai terjatuh ke dalam kanal.

Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap mengatakan, melihat musuhnya jatuh ke kanal, Kifli lantas kabur. Sementara, Agung yang saat itu masih bernyawa sempat meminta pertolongan dengan berteriak. Teriakannya memancing warga datang dan menolongnya. Nahas, ia tewas sebelum tiba di Rumah Sakit Faisal.

"Informasi yang kita himpun kalau perkelahian keduanya, Agung dan Kifli semalam itu diduga karena dendam lama saat di kampungnya di Palopo. Saat di Makassar, mereka sudah tidak baku bicara. Nah semalam itu, entah bagaimana, keduanya sama-sama minum ballo (miras tradisional) di tepi kanal lalu terlibat adu mulut. Mereka berkelahi sampai bergulingan dan saat itulah Agung terjatuh ke kanal," kata Kompol Ananda Fauzi Harahap.

Sementara ini, tambah Ananda, pelaku Kifli saat ini dalam pengejaran. Dia akan dijerat pasal penganiayaan yang menyebabkan kematian orang lain di pasal 351 junto pasal 338 KUHP. Tapi nanti jika Kifli sudah tertangkap dan terbukti kalau kematian Agung itu direncanakan maka pelaku Kifli bisa dijerat pembunuhan berencana pasal 340 KUHP. [rhm]

Baca Juga:
Sebelum tewas dengan luka sayatan, Fena sempat sebut nama pelakuRemaja tewas dengan luka sayatan di leher di Pantai Wisata NgliyepTunggu kereta datang, guru asal Surabaya meninggal di Stasiun MalangMayat wanita ditemukan di jalan lintas Kapuas Hulu, diduga tewas tak wajarHendak panen sawit, warga Pelalawan Riau kaget lihat mayat pria
Topik berita Terkait:
  1. Penemuan Mayat
  2. Makassar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Rekomendasi

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.


Sumber: Google News | Warta 24 Makassar

Tidak ada komentar