Panwaslu Gowa Hentikan Kasus Pemalsuan Dukungan IYL-Cakka ... - Warta 24 Sulawesi Selatan
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Panwaslu Gowa Hentikan Kasus Pemalsuan Dukungan IYL-Cakka ...

Panwaslu Gowa Hentikan Kasus Pemalsuan Dukungan IYL-Cakka ...

Panwaslu Gowa Hentikan Kasus Pemalsuan Dukungan IYL-Cakka, Ini Alasannya Kasus yang dilaporkan warga Gowa, Haslinda Aripin itu dianggap tidak memenuhi unsur tindak pi…

Panwaslu Gowa Hentikan Kasus Pemalsuan Dukungan IYL-Cakka ...

Panwaslu Gowa Hentikan Kasus Pemalsuan Dukungan IYL-Cakka, Ini Alasannya

Kasus yang dilaporkan warga Gowa, Haslinda Aripin itu dianggap tidak memenuhi unsur tindak pidana pemilu.

Panwaslu Gowa Hentikan Kasus Pemalsuan Dukungan IYL-Cakka, Ini AlasannyaHandoverSurat Panwaslu Gowa soal kasus pelaporan Pemalsuan dukungan kandidat IYL-Cakka

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melalui Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) menghentikan laporan dugaan pemalsuan dukungan bagi pasangan independen, Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka).

Kasus yang dilaporkan warga Gowa, Haslinda Aripin itu dianggap tidak memenuhi unsur tindak pidana pemilu.

Berdasark an salinan surat Panwaslu Gowa per tanggal 27 Desember, status laporan Haslinda dinyatakan tidak memenuhi unsur-unsur pidana pemilihan. Laporan bernomor 004/LP/PG/BAWASLU. SULSEL/27.00/XII/2017.

Surat penghentikan laporan Haslinda diteken langsung oleh Ketua Panwaslu Gowa, Suharli.

Langkah Panwaslu Gowa untuk tidak melanjutkan perkara itu disebutnya telah melalui proses panjang. Mulai dari penelitian, pemeriksaan dan hasil kajian yang mendalam.

Toh begitu, laporan Haslinda tidak didiamkan, melainkan diteruskan ke kepolisian.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Sulsel, Azry Yusuf, mengungkapkan laporan dugaan pemalsuan dukungan berupa KTP dan surat pernyataan mendukung paslon independen oleh warga Gowa telah diserahkan ke panwaslu setempat.

Karena itu, ia berdalih tidak terlalu mengetahui perkembangan terakhir pengusutan dugaaan pelanggaran tersebut. Padahal, laporan warga Gowa itu sebenarnya masuk ke Bawaslu Sulsel.

"Saya tidak terlalu ta hu perkembangan terakhir laporan itu. Panwaslu Gowa yang tangani," ucap Azry singkat, saat dikonfirmasi terkait terbitnya penghentian laporan Haslinda dan diteruskannya laporan itu ke kepolisian, Jumat (29/12/2017).

Sebelumnya, Haslinda diketahui melaporkan dugaan pemalsuan dukungan berupa KTP dan surat pernyataan mendukung IYL-Cakka ke Bawaslu Sulsel.

Ia bahkan sempat melaporkan pencaplokan dukungannya itu ke insan pers di Kantor Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Makassar. Ia mengaku tak terima dan merasa dirugikan atas pemalsuan identitas dirinya.(*)

Penulis: Abdul Azis Editor: Ardy Muchlis Ikuti kami di Ngotot Pilih Jalur Sendiri, Sopir Taksi Online Turunkan Wanita dan Ketiga Anaknya di Pinggir Jalan Sumber: Google News | Warta 24 Gowa

Tidak ada komentar