1000 Ketua RT/RW Makassar Diajar Pakai Aplikasi Smart RT/RW - Warta 24 Sulawesi Selatan
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

1000 Ketua RT/RW Makassar Diajar Pakai Aplikasi Smart RT/RW

1000 Ketua RT/RW Makassar Diajar Pakai Aplikasi Smart RT/RW

1000 Ketua RT/RW Makassar Diajar Pakai Aplikasi Smart RT/RW Mereka dikumpulkan untuk diberikan pengarahan terkait penggunaan smartphone RT/RW yang telah dibagikan sebel…

1000 Ketua RT/RW Makassar Diajar Pakai Aplikasi Smart RT/RW

1000 Ketua RT/RW Makassar Diajar Pakai Aplikasi Smart RT/RW

Mereka dikumpulkan untuk diberikan pengarahan terkait penggunaan smartphone RT/RW yang telah dibagikan sebelumnya.

1000 Ketua RT/RW Makassar Diajar Pakai Aplikasi Smart RT/RWFAHRIZAL/TRIBUN TIMURDinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar mengumpulkan sekitar 1000 Ketua RT dan RW dari tiga kecamatan yakni Kecamatan Makassar, Tallo dan Bontoala, di ruang pola Balaikota Makassar, Kamis (4/1).

Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar mengumpulkan sekitar 1000 Ketua RT dan RW dari tiga kecamatan yakni Keca matan Makassar, Tallo dan Bontoala, di ruang pola Balaikota Makassar, Kamis (4/1).

Mereka dikumpulkan untuk diberikan pengarahan terkait penggunaan smartphone RT/RW yang telah dibagikan sebelumnya.

Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika Kominfo Makassar, Denny Hidayat mengatakan, aplikasi smartphone RT/RW yang dibuat sejak Desember 2016 kini sudah tersedia dan dapat diunduh di playstore, meskipun masih terbatas disebabkan masih dalam tahap pembenahan teknis.

"Sesuai petunjuk Wali Kota Makassar, aplikasi ini bertujuan untuk mengkolaborasikan antara RT/RW, masyarakat, SKPD, dan instansi terkait lainnya, untuk bisa memberikan suatu kinerja pelayanan publik melalui satu aplikasi," ucap Denny.

Aplikasi smartphone RT/RW juga bertujuan mempermudah pelayanan seluruh Ketua RT/RW kepada warga Kota Makassar selama 24 jam.

"Ini juga untuk mempermudah pelayanan secara 24 jam dan tidak menutup kemungkinan RT/RW ini bekerja sebagai pengusaha, wiras wasta, pegawai, guru ataupun ibu rumah tangga, yang tidak mungkin selalu berada di rumahnya untuk menerima dan memberi layanan kepada warga, jadi pelayanan bisa diberi melalui aplikasi," ungkap Denny.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Makassar, Iskandar Lewa mengatakan pemberian edukasi kepada Ketua RT dan RW harus dilakukan pasalnya tingkat pemahaman mereka berbeda.

"Tentu kita tetap akan berikan pelatihan kepada RT dan RW dan ini tidak ada perintah Pak Wali tapi kita terpanggil karena kemampuan kita di bidang IT pasti berbeda tiap RT dan RW," ucap Iskandar

Ia menjelaskan, pelatihan kepada RT dan RW akan dilakukan secara bertahap, karena ruangan pola tak cukup untuk menampung 5970 Ketua RT dan RW sekaligus.

"Untuk hari ini tiga kecamatan dulu, yakni Makassar, Tallo dan Bontoala. Kita sengaja bawa untuk memberikan informasi kepada Ketua RT dan RW bahwa lemkot memiliki War Room," ucap Iskandar Lewa. (*)

Penulis: Fahrizal Syam Editor: Ardy Muchlis Ikuti kami di Penampakan Aisyah Bahar, Gadis Cantik Lulusan Terbaik Unhas yang Meninggal saat Tadarus & Puasa Sumber: Google News | Warta 24 Makassar

Tidak ada komentar