Sektor Pariwisata Jadi Pilar Kemajuan Bone Bolango - Warta 24 Sulawesi Selatan
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Sektor Pariwisata Jadi Pilar Kemajuan Bone Bolango

Sektor Pariwisata Jadi Pilar Kemajuan Bone Bolango

KOMPAS.COM/ROSYID AZHAR Anak-anak Botubarani, Bone Bolango bermain dengan hiu paus (whale shark) di belakang kampung mereka. Sudah beberapa bulan ini raksasa laut ini tidak muncul…

Sektor Pariwisata Jadi Pilar Kemajuan Bone Bolango

Anak-anak Botubarani, Bone Bolango bermain dengan hiu paus (whale shark) di belakang kampung mereka. Sudah beberapa bulan ini raksasa laut ini tidak muncul.KOMPAS.COM/ROSYID AZHAR Anak-anak Botubarani, Bone Bolango bermain dengan hiu paus (whale shark) di belakang kampung mereka. Sudah beberapa bulan ini raksasa laut ini tidak muncul.

GORONTALO, KOMPAS.com â€" Sektor pariwisata akan menjadi salah satu pilar utama pembangunan Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

Sektor ini dianggap telah berhasil membawa perubahan dan kemandirian masyarakat.

“Kami bertekad mengandalkan sektor pariwisata sebagai salah sat u pilar untuk memajukan Kabupaten Bone Bolango,” kata Bupati Bone Bolango, Hamim Pou, Rabu (3/1/2018).

Kabupaten Bone Bolango yang sebagian besar wilayahnya menjadi bagian dari Taman Nasional Bogani Nani Wartabone ini memiliki tempat wisata andalan, mulai dari kelas lokal maupun untuk pasar wisatawan mancanegara.

Baca juga : Berenang Bersama Hiu Paus, Pahami Dulu Aturannya

Yang banyak dikunjungi wisatawan asing di daerah ini adalah Taman Laut Olele yang dalam satu kawasan memiliki beragam titik penyelaman, hutan taman nasional yang terdapat kawasan penangkaran (nesting ground) burung maleo (Macrocephalon maleo), Lau Botubarani yang sering dikunjungi hiu pas (whale shark), serta kawasan wisata alam Lombongo di pinggir hutan taman nasional. Lombongo memiliki sumber air panas dan fasilitas wisata lainnya.

Danau P   erintis yang berada di Suwawa, Bone Bolango. Danau ini dulunya adalah kawasan berair yang dibendung untuk memenuhi kebutuhan air di persawan sekitarnya.KOMPAS.COM/ROSYID AZHAR Danau Perintis yang berada di Suwawa, Bone Bolango. Danau ini dulunya adalah kawasan berair yang dibendung untuk memenuhi kebutuhan air di persawan sekitarnya.Sepanjang pantai selatan Bone Bolango, yang menjadi bagian dari Teluk Tomini merupakan tempat yang menarik. Alamnya yang masih terawat, juga sikap terbuka masyarakat desanya yang juga menjadi faktor utama pengembangan destinasi wisata.

Kekayaan budaya lokal juga menjadi faktor pengembangan pariwisata. Di Tapa dan Suwawa yang menjadi kota utama Bone Bolango adalah pusat pengembangan kebudayaan.

“Kunjungan wisatawan lokal, nusantara dan asing ke Bone Bolango signifikan dalam 2 tahun terakhir ini,” kata Hamim Pou.

******************

Mau merasakan liburan seru ke Pulau Bali? Kali ini liburannya gratis d an ke destinasi anti-mainstream! Selama empat hari tiga malam, seluruh biaya peserta sudah ditanggung. Termasuk tiket PP Jakarta-Bali, transportasi lokal, hotel, konsumsi, dan beragam aktivitas seru. Juga raih kesempatan memenangkan hadiah smartphone OPPO F5.

Caranya mudah, ikuti photo competition 'Unforgettable Journey'. Klik link ini.

Berita Terkait

Kemenpar Dorong Kemajuan Pariwisata di Teluk Bone

Terkini Lainnya

Seperti Apa Tren Foto Liburan Anak Zaman Now?

Seperti Apa Tren Foto Liburan Anak Zaman Now?

News 04/01/2018, 08:47 WIB Libur Akhir Tahun, Kunjungan Wisatawan ke Banyuwangi Naik 200 Persen

Libur Akhir Tahun, Kunjungan Wisatawan ke Banyuwan gi Naik 200 Persen

News 04/01/2018, 07:29 WIB Sektor Pariwisata Jadi Pilar Kemajuan Bone Bolango

Sektor Pariwisata Jadi Pilar Kemajuan Bone Bolango

News 04/01/2018, 06:34 WIB Serba Serbi Risotto, Kuliner Legendaris dari Milan

Serba Serbi Risotto, Kuliner Legendaris dari Milan

Food Story 03/01/2018, 22:00 WIB Tahun 2017 Ada Lebih 5 Juta Wisman ke Bali, Paling Banyak dari China

Tahun 2017 Ada Lebih 5 Juta Wisman ke Bali, Paling Banyak dari China

News 03/01/2018, 21 :00 WIB Tahun 2018, Pemerintah Nepal Larang Pendakian Solo ke Gunung Everest

Tahun 2018, Pemerintah Nepal Larang Pendakian Solo ke Gunung Everest

News 03/01/2018, 20:00 WIB 8 Tips Wajib Tahu Sebelum Liburan ke Situ Cisanti Bandung

8 Tips Wajib Tahu Sebelum Liburan ke Situ Cisanti Bandung

Travel Tips 03/01/2018, 19:00 WIB Menikmati Pesona Situ Cisanti, Kesejukan di Jawa Barat

Menikmati Pesona Situ Cisanti, Kesejukan di Jawa Barat

Travel Story 03/01/2018, 18:00 WIB 5 Tips Berendam di Onsen

5 Tips Berendam di Onsen

Travel Tips 03/01/2018, 17:12 WIB Berita Foto: Musim Dingin di Resor Ski Jepang

Berita Foto: Musim Dingin di Resor Ski Jepang

Travel Story 03/01/2018, 16:08 WIB Siap-siap Kebun Raya Terluas Akan Dibuka Tahun Ini di Kuningan

Siap-siap Kebun Raya Terluas Akan Dibuka Tahun Ini di Kuningan

News 03/01/2018, 15:24 WIB Ada Apa Saja Tah   un 2018 di Australia?

Ada Apa Saja Tahun 2018 di Australia?

News 03/01/2018, 10:53 WIB Mengejar Salju ke Jepang, Wow Senangnya...

Mengejar Salju ke Jepang, Wow Senangnya...

Travel Story 03/01/2018, 09:21 WIB Mencoba Arancini, Kroket Nasi Italia di Jepang

Mencoba Arancini, Kroket Nasi Italia di Jepang

Jepang Terkini 03/01/2018, 08:21 WIB Ini Bedanya Kereta Bandara di Soekarno-Hatta dan Kualanamu Medan

Ini Bedanya Kereta Bandara di Soekarno-Hatta dan Kualanamu Medan

News 03/01/2018, 07:29 WIB Load MoreSumber: Google News | Warta 24 Bone

Tidak ada komentar