Sorot Dana Desa, Mahasiswa Asal Basseang Pinrang Sambangi ... - Warta 24 Sulawesi Selatan
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Sorot Dana Desa, Mahasiswa Asal Basseang Pinrang Sambangi ...

Sorot Dana Desa, Mahasiswa Asal Basseang Pinrang Sambangi ...

Sorot Dana Desa, Mahasiswa Asal Basseang Pinrang Sambangi Kantor Bupati Aksi itu menuntut transparansi anggaran desa sesuai aturan yang tertera dalam UU No 18 tahun 2…

Sorot Dana Desa, Mahasiswa Asal Basseang Pinrang Sambangi ...

Sorot Dana Desa, Mahasiswa Asal Basseang Pinrang Sambangi Kantor Bupati

Aksi itu menuntut transparansi anggaran desa sesuai aturan yang tertera dalam UU No 18 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.

Sorot Dana Desa, Mahasiswa Asal Basseang Pinrang Sambangi Kantor Bupatihery/tribunpinrang.comMassa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa dan masyarakat Desa Basseang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sulsel, berunjuk rasa, Kamis (4/1/2018).

Laporan Wartawan TribunPinrang.com, Hery Syahrullah

TRIBUNPINRANG.COM, LEMBANG - Massa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa dan masyarakat Desa Basseang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sulsel, berunju k rasa, Kamis (4/1/2018).

Unjuk rasa di Kantor Bupati Pinrang, Mapolres Pinrang, Kantor DPRD Pinrang dan Kantor Kejakasaan Negeri Pinrang.

Aksi itu menuntut transparansi anggaran desa sesuai aturan yang tertera dalam UU No 18 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.

"Selama beberapa tahun kepemimpinan Kepala Desa Basseang (Edy) tidak pernah ada transparansi, baik dari perencanaan pembangunan, pengelolaan anggaran keuangan, dan kebjakan lainnya," tutur Koordinator Lapangan (Korlap) Asran.

Baca: Ini Alasan Pemkab Pinrang Bangun Taman Marannu

Atas dasar itu, pihaknya mendesak agar pihak berwenang segera mengusut tuntas dugaan penyelewengan anggaran yang dilakukan oleh Kepala Desa Basseang beserta aparatnya.

"Dugaan penyalahgunaan anggaran dana yang dimaksud adalah mulai dari penggunaan dana yang sifatnya non fisik, hingga pemakaian anggaran yang tidak produktif," ucap Asran.

Selain itu, ada ju ga belanja pupuk yang tak jelas objeknya dan pembuatan jalan beton di Kampung Sareong yang tidak jelas titiknya.

"Atas indikator semua itu, kami berkesimpulan bahwa Kades kami gagal memimpin di Desa Basseang dan menuntut pihak berwenang agar mengusut hal itu," ujar Asran.

Penulis: Hery Syahrullah Editor: Mahyuddin Ikuti kami di Penampakan Aisyah Bahar, Gadis Cantik Lulusan Terbaik Unhas yang Meninggal saat Tadarus & Puasa Sumber: Google News | Warta 24 Pinrang

Tidak ada komentar