WARTA 24 SULAWESI SELATAN

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Proyek Jembatan Kaca di Toraja Telan Dana Rp 4 Miliar, Rampung ...

Posted by On 09.04

Proyek Jembatan Kaca di Toraja Telan Dana Rp 4 Miliar, Rampung ...

Proyek Jembatan Kaca di Toraja Telan Dana Rp 4 Miliar, Rampung Akhir Januari Ini

Proyek jembatan kaca yang menelan biaya Rp 4 miliar ini dirancang oleh PT Mari Bangun Persada Spesialis.

Proyek Jembatan Kaca di Toraja Telan Dana Rp 4 Miliar, Rampung Akhir Januari Inirisnawati/tribuntoraja.comJembatan kaca panjang 90 meter yang dibangun di Objek Wisata Religi Patung Yesus Buntu Burake, Makale, Tana Toraja, Sulsel.

Laporan Wartawan TribunToraja.com, Risnawati

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Jembatan kaca mirip di negara China bakal hadir di Objek Wisata Religi Patung Yesus Buntu Burake, Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Jembatan kaca yang diklaim satu-satunya di Sulsel itu dipastikan akan selesai pengerjaannya di akhir bulan ini. Adapun panjang jembatan 90 meter.

"Kita akan rampungkan akhir bulan ini. Semua kacanya sudah datang, tinggal pemasangan sedikit lagi selesai", ujar Edison, kontraktor proyek, Minggu (21/1/2018) malam.

Baca: Rampung Akhir Januari, Wisatawan Dilarang Pakai Ini saat Lintasi Jembatan Kaca di Tana Toraja

Proyek jembatan kaca yang menelan biaya Rp 4 miliar ini dirancang oleh PT Mari Bangun Persada Spesialis. Bahan kaca yang digunakan merupa kaca tempered glass (tahan panas) berstandar SNI buatan Indonesia dari Kota Surabaya.

Diketahui, kaca tempered adalah jenis kaca yang memiliki kekuatan yang sangat tinggi dibandingkan dengan kaca biasa.

Jembatan kaca panjang 90 meter yang dibangun di Objek Wisata Religi Patung Yesus Buntu Burake, Makale, Tana Toraja, Sulsel.
Jembatan kaca panjang 90 meter yang dibangun di Objek Wisata Religi Patung Yesus Buntu Burake, Makale, Tana Toraja, Sulsel. (risnawati/tribuntoraja.com)

Kekuatan kaca tempered mampu mencapai tiga hingga lima kali lipat terhadap beban angin, tekanan air, benturan dan terhadap perubahan temperatur yang tinggi. Jika pecah, pecahan kaca tempered berbentuk kecil-kecil dan tumpul, sehingga sangat aman.

"Uji coba sudah kita lakukan dengan mengambil sampelnya. Saat pecah hasilnya retak saja di dalam kacanya. Walaupun diinjak tidak akan berhambur, beda dengan kaca lain," tuturnya.

"Tidak ditakutkan rubuh. Hanya kita mengontrol orang-orang yang menginjaknya dan untuk masuk tidak memakai alas kaki sembarangan," lanjutnya.

Baca: Wah, Sebentar Lagi Toraja Punya Jemb atan Kaca Mirip di Cina, di Sini Lokasinya

Terpisah, Kepala pelaksana kegiatan, Yustinus Paembonan mengatakan untuk menaiki kaca tidak diperkenankan memakai sepatu.

"Kita ada sediakan sepatu khusus yang jumlahnya 20 pasang dan di impor langsung dari negara China dan itu disediakan oleh Dinas Parawisata Tana Toraja," katanya.

Sebelumnya, Pejabat Pemuat Komitmen (PPK) Dinas Tata Ruang Tana Toraja, Adisti Widya Sari mengatakan jika jembatan selesai pengerjaannya, tidak akan digunakan begitu saja.

"Pengelola harus siap untuk memperhatikan keamanan pengunjung jangan sampai berebutan menginjak kaca," ujarnya.(*)

Penulis: Risnawati M Editor: Hasriyani Latif Ikuti kami di Pasangan TKI B aru Nikah 8 Bulan, Istri Lahirkan Bayi Kembar, Suami Syok Lihat Bayinya Berparas Bule Sumber: Google News | Warta 24 Tana Toraja

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »