WARTA 24 SULAWESI SELATAN

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Kepala Rudenim: Banyak Pengungsi Selingkuhi Istri Warga Makassar

Posted by On 17.35

Kepala Rudenim: Banyak Pengungsi Selingkuhi Istri Warga Makassar

MAKASSAR, KOMPAS.com â€" Kepala Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Makassar Boedi Prayitno mengungkapkan, banyak pengungsi dari negara konflik, seperti Afghanistan, Myanmar, Somalia, Sudan, Pakistan, Iran, Irak, Mesir, dan Sri Lanka berselingkuh dengan istri warga Makassar.

"Banyak sekali kasus pidana dilakukan oleh pengungsi yang bermukim di Makassar. Rata-rata kasus yang kami temukan adalah kasus perzinahan, yakni perselingkuhan. Pengungsi laki-laki selingkuhi dan berzina dengan istri warga Kota Makassar," ujar Boedi, Senin (26/2/2018).

Boedi mengatakan tetap memproses kasus tersebut dengan Undang-undang Keimigrasian. Pengungsi tersebut diproses hukum dengan diisolasi di Rudenim.

"Kami tidak bisa memproses lebih dari Undang-undang Keimigrasian. Kebanyakan pengungsi banyak yang melakukan tindak pidana. Sudah banyak kasus pidana yang kam i serahkan ke aparat kepolisian, tapi tidak direspons dan ditangani aparat yang berwenang," keluhnya.

(Baca juga: Opsi Pengungsi Syiah Sampang saat Pemungutan Suara Pilkada Serentak )

Boedi mengatakan tidak bisa mendeportasi pengungsi berkasus karena mereka berlindung di bawah undang-undang internasional. Dalam UU tersebut disebutkan pengungsi yang mencari suaka tidak boleh dikembalikan ke negara asalnya.

"Sudah kami laporkan ke United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) dan International Organization for Migration (IOM), tetapi tidak mendapat respons yang baik," katanya.

"Mereka bilang, pengungsi tidak bisa dipulangkan ke negaranya yang sedang berkonflik. Jika dideportasi ke negara asalnya, sama saja dengan membunuh pengungsi," tambahnya.

Boedi berharap pemerintah segera mengatasi masalah pengungsi yang melakukan tindak pidana dan pelanggaran di Kota Makassar. Dia pun berharap, aparat berwena ng menangani kasus tindak pidana yang dilakukan pengungsi.

"Jadi apa solusi dari masalah imigran yang berkasus di Makassar. Aparat harus ikut menangani kasus pidana yang dilakukan pengungsi. Termasuk pemerintah pusat, harus turun tangan menangani masalah imigran di Makassar," pungkasnya.

Kompas TV Pencari suaka ini bertahan di depan gedung detensi imigrasi Jakarta Barat.

Berita Terkait

Patroli Perbatasan Gagalkan Penyelundupan Imigran Ilegal ke Meksiko

Berselisih karena Antre Makanan, Imigran di Perancis Terlibat Tawuran

Penyelundupan Manusia, 22 Imigran Sembunyi Dalam Truk Pengaduk Semen

Merasa Terkekang, Imigran dari Berbagai Negara Demo di Makassar

Beredar, Video Imigran Diseret Petugas Imigrasi di Makassar

Terkini Lainnya

Saat Anak Penjual Keripik Tawarkan Dagangannya ke Deddy Mizwar

Saat Anak Penjual Keripik Tawarkan Dagangannya ke Deddy Mizwar

Regional 27/02/2018, 08:30 WIB Saat Anies Bicara Tentang Kebijakannya yang Kerap Dinilai Populis

Saat Anies Bicara Tentang Kebijakannya yang Kerap Dinilai Populis

Megapolitan 27/02/2018, 08:22 WIB Soal Cawapres, Hanura Sebut Wiranto Berpengalaman di Pemerintahan

Soal Cawapres, Hanura Sebut Wiranto Berpengalaman di Pemerintahan

Nasional 27/02/2018, 08:19 WIB Pemungutan Suara Awal Pemilihan Presiden Rusia Dimulai

Pemungutan Suara Awal Pemilihan Presiden Rusia Dimulai

Internasional 27/02/2018, 08:17 WIB Saudi Rombak Pimpinan Militer dan Pilih Perempuan Jadi Wakil Menteri

Saudi Rombak Pimpinan Militer dan Pilih Perempuan Jadi Wakil Menteri

Internasional 27/02/2018, 08:16 WIB Jokowi Ajak Masyarak   at Lapor SPT Pajak

Jokowi Ajak Masyarakat Lapor SPT Pajak

Nasional 27/02/2018, 08:02 WIB Gorong-gorong Zaman Belanda Ambrol, Jalan di Ungaran Terputus

Gorong-gorong Zaman Belanda Ambrol, Jalan di Ungaran Terputus

Regional 27/02/2018, 08:01 WIB Kisah Difabel Pengemudi Ojek 'Online', Bersyukur Dapat Istri yang Sangat Baik (3)

Kisah Difabel Pengemudi Ojek "Online", Bersyukur Dapat Istri yang Sangat Baik (3)

Regional 27/02/2018, 08:00 WIB Sekjen PPP Tegaskan Baliho Romy Bukan Promosi Jadi Cawapres Jok   owi

Sekjen PPP Tegaskan Baliho Romy Bukan Promosi Jadi Cawapres Jokowi

Nasional 27/02/2018, 07:51 WIB Saat Emil Dardak Bernyanyi Rayuan Pulau Kelapa Karya Ismail Marzuki...

Saat Emil Dardak Bernyanyi Rayuan Pulau Kelapa Karya Ismail Marzuki...

Regional 27/02/2018, 07:43 WIB Berita Terpopuler: Bisnis Sewa Mempelai di Vietnam, hingga Penutupan Gereja Makam Yesus

Berita Terpopuler: Bisnis Sewa Mempelai di Vietnam, hingga Penutupan Gereja Makam Yesus

Internasional 27/02/2018, 07:37 WIB PAGI--PIM Negosiasi Pembelian Pabrik Pupuk AAF

PAGI--PI M Negosiasi Pembelian Pabrik Pupuk AAF

Nasional 27/02/2018, 07:33 WIB Kisah Kakak Beradik Korban Perdagangan Manusia hingga Kasusnya Disidangkan

Kisah Kakak Beradik Korban Perdagangan Manusia hingga Kasusnya Disidangkan

Regional 27/02/2018, 07:32 WIB Upaya Penebusan 'Dosa' Bos First Travel kepada Calon Jemaah Umroh...

Upaya Penebusan "Dosa" Bos First Travel kepada Calon Jemaah Umroh...

Nasional 27/02/2018, 07:17 WIB Selain Luka Sayat dan Kaki Terikat, 6 Tulang Rusuk Mantan Wakapolda Sumut Patah

Selain Luka Sayat dan Kaki Terikat, 6 Tulang Rusuk Mantan Wakapolda Sumut Patah

Regional 27/02/2018, 07:05 WIB Load MoreSumber: Google News | Warta 24 Makassar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »